Minggu, 24 April 2016

KARANGAN DESKRIPTIF




“MENGAPA SAYA KULIAH DI JURUSAN SISTEM INFORMASI”

Saya memilih jurusan SI (sistem informasi) karena saya ingin meneruskan jurusan yang saya pilih di waktu sekolah yaitu jurusan TKJ . Selain itu jurusan Sistem Informasi sangat dibutuhkan didunia kerja, lulusan Sistem Informasi mempunyai kesempatan kerja yang sangat luas, sehingga pada sektor industri dan bisnis di mana komputer sangat digunakan secara intensif seperti pada industri manufakturing, perbankan, konstruksi, asuransi, transportasi, kesehatan, penelitian pendidikan dan lain-lain.

Sistem Informasi dinilai juga berperan penuh sebagai penghubung antara tim teknis dan manajemen dalam organisasi, sehingga dapat bekerja sama dengan baik memastikan organisasi senantiasa memiliki informasi dan sistem pendukung sehari-hari.

Peluang kerja untuk lulusan Program Studi Sistem Informasi terbuka sangat lebar. Setidaknya ada 17 peluang karir yang menunggu lulusan progdi ini, diantaranya menjadi :
1.     pengembang aplikasi atau software 
2.     sistem analis 
3.     analisis bisnis 
4.     analisis basis data 
5.     spesialis ERP
6.     programer
7.     konsultan IT dan 
8.     manajer isi web.

Apabila menjadi seorang sistem analis, gaji yang di tawarkan juga tidak main-main, tanggung jawabnya pun cukup besar jika menjadi sistem analis, hanya saja jika kita menjadi seorang sistem analis, kita dituntut harus bisa menalarkan dari logika program yang akan di buat oleh ke seorang programer. Apabila program itu tidak berhasil, maka seorang sistem akan gagal.

Dalam sebuah organisasi, seorang Sarjana Sistem Informasi mempunyai kemampuan yang tidak banyak dimiliki jurusan lain. Dia mampu mendefinisikan dan menganalisa kebutuhan sistem informasi sebuah organisasi. Dia juga mengembangkan sistem informasi guna memperkaya teori, metode dan paradigma yang telah ada, merencanakan proyek-proyek pengembangan sistem informasi dari sebuah organisasi, memonitor proyek-proyek konstruksi teknologi informasi sebagai komponen utama sistem informasi, mengelola manajemen pemeliharaan sistem informasi (maintenance, supports, dan services) yang telah diimplementasikan dalam sebuah perusahaan atau organisasi, mengembangkan metodologi-metodologi baru yang dapat dipergunakan sebagai dasar perencanaan dan pengembangan proyek-proyek sistem informasi, seperti information system strategic planning, I/T audit, custom development management, package implementation strategy, information technology infrstructure development, dan lain sebagainya.

Kalau dikatakan output-nya bakal sempit, hal itu justru salah. Sistem Informasi memberikan peluang luas terhadap dunia nyata dan bisnis, prospeknya bagus, perannya sangat strategis dan terus meningkat, pasarnya ada, dari segi keilmuan juga bagus karena menitik beratkan pada aplikasi Teknologi Infomasi untuk membantu masyarakat dan organisasi/perusahaan mencapai sasarannya.




RESUME KARYA ILMIAH


Pengertian Karya Ilmiah
Berikut ini pengertian tentang karya ilmiah yang dikemukakan oleh salah satu seorang ahli, diantaranya:

·        Menurut Brotowidjoyo karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yangmenyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya ilmiah dapat juga berarti tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan,  peninjauan, penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkankebenarannya/keilmiahannya (Susilo, M. Eko, 1995:11).

Ciri Karya Ilmiah
  1. Objektif
  2. Netral
  3. Sistematis
  4. Logis
  5. Menyajikan fakta
  6. Tidak Pleonastis
  7. Bahasanya formal
Syarat Karya Ilmiah
  • Karya tulis ilmiah memuat gagasan ilmiah lewat pikiran dan alur pikiran.
  • Keindahan karya tulis ilmiah terletak pada bangun pikir dengan unsur-unsur yang menyangganya.
  • Alur pikir dituangkan dalam sistematika dan notasi.
  • Terdiri dari unsur kata, angka, tabel, dan gambar, yang tersusun mendukung alur pikir yang teratur.
  • Karya tulis ilmiah harus mampu mengekspresikan asas-asas yang terkandung dalam hakikat ilmu dengan megindahkan kaidah-kaidah kebahasaan. 
  • Karya ilmiah terdiri dari serangkaian narasi, eksposisi, deskripsi, dan argumentasi.
Jenis Karya Ilmiah
Secara garis besar, karya ilmiah di klasifikasikan menjadi dua, yaitu karya ilmiah pendidikan dan karya ilmiah penelitian.
  1. Karya Ilmiah Pendidikan
  • Paper (Karya Tulis)
  • Pra Skripsi 
  • Skripsi
  • Thesis 
  • Disertasi
Sistematika Karya Ilmiah
A.    BAGIAN PEMBUKA
  • Halaman sampul.
  • Halaman judul.
  • Halaman pengesahan.
  • Abstraksi
  • Kata pengantar 
  • Daftar isi
  • Daftar tabel, gambar, grafik, dll.
B. BAGIAN ISI 
BAB I PENDAHULUAN 
  • Latar Belakang Masalah
  • Rumusan masalah
  • Tujuan penelitian
  • Manfaat penelitian
  • Batasan masalah
  • Definisi istilah (boleh ada, boleh tidak)
  • Hipotesis
BAB II KAJIAN PUSTAKA/LANDASAN TEORI
BAB III METODE PENELITIAN
  • Jenis Penelitian
  • Lokasi dan waktu penelitian
  • Populasi dan Sampel penelitian
  • Metode Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data
  • Desain Penelitian
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
  • Hasil
  • Pembahasan
BAB V
  • Kesimpulan
  • Saran
C.  BAGIAN AKHIR
Daftar Pustaka
Lampiran

KARYA NON-ILMIAH
Karya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau bukan bahas formal.

Ciri-Ciri dari karya non-ilmiah
  • Ditulis berdasarkan fakta pribadi.
  • Fakta yang disimpulkan subyektif.
  • Gaya bahsa konotatif dan populer.
  • Tidak memuat hipotesis.
  • Penyajian dibarengi dengan sejarah.
  • Bersifat imajinatif.
  • Situasi di dramatisir.
  • Bersifat persuasif.
  • Tanpa adanya bukti.
Jenis-Jenis Karya Non-Ilmiah: 
  • Dongeng.
  • Cerpen.
  • Novel.
  • Drama.
  • Roman.

Sumber berasal dari:

Senin, 28 Maret 2016

Arus Balik Libur Panjang, Tol Cikampek Arah Jakarta Padat

http://poskotanews.com/cms/wp-content/uploads/2015/10/tol-macet-700x400.jpg 
Penalaran Deduktif:

Arus lalu lintas di Jalan Tol Cikampek arah Jakarta wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, padat pada arus balik libur Paskah, Minggu 27 Maret 2016.Kepadatan arus lalu lintas terjadi sejak di kilometer 66, yakni titik pertemuan antara kendaraan dari Jalan Tol Cipularang dengan kendaraan yang melintasi Jalan Tol Cikampek arah Jakarta.

            Di titik pertemuan itu, arus lalu-lintas padat. Bahkan di titik tertentu seperti menjelang wilayah istirahat sekitar kilometer 62 Jalan Tol Cikampek, kendaraan yang melintas sempat berhenti. Selepas arena istirahat di wilayah Karawang pada jalur arah Jakarta tersebut, kendaraan baru bisa melaju. Tapi pengendara hanya bisa memacu kendaraannya dengan kecepatan 20-40 kilometer per jam.


Arus lalu lintas kembali tersendat di titik menjelang Gerbang Tol Karawang Timur dan Gerbang Tol Karawang Barat. Sementara itu, Humas PT Jasa Marga Jakarta-Cikampek, Iwan Abrianto, mengatakan, jika arus lalu lintas padat pihaknya akan memberlakukan rekayasa lalu lintas lawan arah.

            "Contra flow diterapkan di KM53+200 sampai KM41.200," ucap dia seperti dilansir Antara, Minggu (27/3/2016). Ia mengatakan, Minggu ini, volume kendaraan yang melintas Gerbang Tol Cikarang Utama, Kabupaten Bekasi, mengalami peningkatan.

            Lalu lintas yang keluar Gerbang Tol Cikarang Utama dari arah Cikampek menuju Jakarta pada pukul 06.00-14.00 WIB mencapai 32.046 kendaraan atau meningkat dari situasi normal 22.232 unit kendaraan.

Daftar Pustaka:
http://news.liputan6.com/read/2468789/arus-balik-libur-panjang-tol-cikampek-arah-jakarta-padat